Rusia, Prancis dan AS Serukan Gencatan Senjata Azerbaijan-Armenia

0
(0)

WASHINGTON DC – Di tengah memanasnya pertempuran antara Armenia da Azerbaijan di wilayah Nagorno-Karabagh, Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat menyerukan kedua belah pihak melakukan gencatan senjata. Banyak pihak khawatir konflik yang kembali pecah di wilayah itu pekan ini akan meningkat menjadi perang skala penuh.

Armenia dan Azerbaijan telah menolak tuntutan gencatan senjata di wilayah sengketa itu. Pertempuran telah meningkat dalam beberapa hari terakhir ke tingkat yang belum pernah terlihat sejak 1990-an.

Puluhan orang, termasuk warga sipil, telah tewas dalam konflik terbaru ini, sementara ratusan lainnya luka-luka.

Diwartakan VOA, dalam pernyataan bersama sebagai ketua bersama kelompok Organization for Security and Cooperation in Europe (OSCE), erancis, Rusia dan AS menyerukan “penghentian segera permusuhan” antara Armenia dan Azerbaijan dan agar para pemimpin kedua negara itu “berkomitmen tanpa penundaan untuk melanjutkan negosiasi yang substantif.”

Rusia juga telah menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah para menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan untuk pembicaraan guna mengakhiri pertempuran yang meletus pada Minggu (27/9/2020), yang menghidupkan kembali konflik selama puluhan tahun atas wilayah kantong itu.

Nagorno-Karabagh diakui dunia internasional sebagai wilayah Azerbaijan, tetapi diperintah oleh etnis Armenia yang didukung Armenia.

Konflik meningkat pada hari Selasa ketika Yerevan mengklaim jet tempur F-16 Turki menembak jatuh salah satu pesawat tempur SU-25 di wilayah udara Armenia, menewaskan pilotnya. Turki dan Azerbaijan membantah klaim tersebut.

source : okenews.com

Apakah artikel ini menarik menurut kamu?

Nilai arikel ini sekarang!

Nilai Rata-Rata 0 / 5. Jumlah Penilai: 0

Belum ada yang menilai, Jadilah yang pertama untuk menilai artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *