Polisi Limpahkan Berkas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber ke Kejari

0
(0)

JAKARTA – Penyidik Polresta Bandar Lampung melakukan pelimpahan tahap pertama berkas penyidik kasus penusukan terhadap Ulama Syekh Ali Jaber ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengungkapkan bahwa berkas penyidikan untuk tersangka Alvin Andiran dilakukan pada kemarin hari.

“Dalam sepekan berkas perkara tahap pertama tersangka Alvin Andiran (AA) penusuk Syekh Ali Jaber telah diselesaikn oleh Penyidik Polresta Bandar Lampung dan selanjutnya dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bandar Lampung pada hari Senin 21 September 2020,” kata Pandra kepada Okezone, Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Pandra menyebut, dalam perkara ini sebelumnya penyidik sudah memeriksa lebih dari 20 orang saksi. Kemudian telah memberikan surat pemberitahuan perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada pihak pelapor.https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xOC82LzEyMjc1OC8wLw==

“Berkas perkara tahap pertama sudah selesai sejak dikeluarkannya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada 15 September 2020 lalu dan pelimpahan pertama dilakukan agar berkas tersebut dapat segera diteliti oleh JPU, Sehingga JPU dapat memberikan putusan, apakah berkas tersebut P-19 (perbaikan) atau P-21 (pelimpahan tahap dua), ujar Pandra.

Jaksa yang ditunjuk akan mendalami 4 pasal yang dipersangkakan yakni pasal 340 juncto pasal 53 KUHP subsider 338 juncto 53 KUHP subsider pasal 351 ayat 2 juncto pasal 53 KUHP, serta UU Darurat No 12 Tahun 1951. Dengan ancaman hukuman maksimal hukuman Mati .

Sebagaimana diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk oleh AA saat menghadiri acara kajian di Bandar Lampung. Akibat serangan itu ia mengalami luka dibagian bahu kanan.

Pelaku kemudian berhasil diamankan oleh jemaah yang melihat kejadian di lokasi dan dibawa ke kantor polisi.

source : okezone.com

Apakah artikel ini menarik menurut kamu?

Nilai arikel ini sekarang!

Nilai Rata-Rata 0 / 5. Jumlah Penilai: 0

Belum ada yang menilai, Jadilah yang pertama untuk menilai artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *