Misi Monster Yamaha Tebus Kekalahan di Sirkuit Misano

0
(0)

MISANO – Grand Prix (GP) Emilia Romagna menjadi kesempatan bagi tim Monster Energy Yamaha menebus kegagalan pada seri sebelumnya. Tim pabrikan asal Jepang itu optimistis dapat mengantar pembalapnya meraih hasil terbaik pada balapan yang kembali digelar di Sirkuit Misano, besok.

Duo rider Yamaha Maverick Vinales dan Valentino Rossi benar-benar mendapatkan hasil kurang memuaskan di GP San Marino, akhir pekan lalu. Keduanya gagal mendapatkan hasil terbaik. Padahal, saat menjalani sesi latihan bebas dan kualifikasi, Vinales maupun Rossi mencatatkan waktu yang sangat baik. 

Sayang, Vinales yang memulai dari pole position hanya bisa finis di posisi keenam dalam balapan yang juga berlangsung di Misano itu. Sementara Rossi yang sempat menguasai posisi kedua hampir sepanjang balapan harus berakhir di posisi keempat setelah disalip Francesco Bagnaia dan Joan Mir dalam dua lap terakhir.

Kondisi itu tentu membuat Yamaha langsung berbenah dan bekerja keras meningkatkan performa motor Yamaha YZR-M1 dari kesalahan yang didapatkan pembalapnya. Mereka langsung membuktikannya dengan meraih hasil positif pada tes di pertengahan pekan ini. Catatan itu diharapkan bisa terus berlanjut hingga balapan berlangsung.

Direktur Tim Yamaha Massimo Meregalli mengungkapkan hasil pengujian sangat positif dan berada dalam jalur yang tepat. Dia yakin timnya sudah sangat siap untuk kembali menjalani balapan di Misano. Pasalnya, Vinales berhasil memecahkan masalah graning yang dialaminya saat di atas lintasan. Sementara Rossi yang pasrah gagal mendapatkan podium di lap-lap terakhir, juga sudah tidak sabar menjalani balapan.

“Rossi nyaris naik podium akhir pekan lalu. Melewatkan balapan kandang Anda di lap terakhir benar-benar menyakitkan. Yang pasti, kami mencoba semua yang kami bisa untuk membuatnya naik podium balapan ini. Dia menemukan beberapa peningkatan pada motornya selama tes Misan sehingga kami sangat senang melihat apakah dia bisa sekali lagi bertarung untuk posisi teratas akhir pekan ini,” ucap Meregalli, dilansir situs resmi Yamaha. 

https://95c9cae16d9697114de95577f7a25623.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html

Sementara Vinales berharap supaya hasil positif tes Misano bisa berlanjut pada balapan sesungguhnya di GP Emilia Romagna. Rider asal Spanyol ini sudah merasakan banyak hal positif pada suku cadang baru yang dipersiapkan kru timnya. Vinales dan Yamaha menjajal beberapa perangkat elektronik dengan harapan bisa meningkatkan kecepatan motor.

Semua eksperimen yang dilakukan tersebut membuahkan hasil manis dan dirasakan langsung olehnya pada saat uji coba. Kini, pembalap yang akrab dengan julukan Top Gun tersebut berharap supaya hasil apik pada tes Misano bisa berlanjut di hari balapan sesungguhnya.

“Saya akan kembali mendorong hingga 100% sehingga bisa start di depan lagi demi memastikan kami mendapatkan hasil terbaik pada balapan. Perasaan yang saya dapat sepanjang tes sangat positif. Saya bisa melaju sama kencangnya dengan ban belakang medium maupun lunak. Jadi, saya akan kembali mencoba opsi tersebut pada akhir pekan mendatang,” ujar Vinales.

Selain itu, rider tim satelit Yamaha Fabio Quartararo juga ingin menembus kegagalannya saat balapan di Misano. Pada GP San Marino, dia gagal menyelesaikan lomba setelah terjatuh dua kali dan membuat posisi puncak klasemen MotoGP 2020 tergeser oleh Andrea Dovizioso.

Kondisi itu tentu membuat pembalap Petronas Yamaha SRT itu ingin mencoba memperbaiki penampilannya saat balapan kembali berlangsung di Misano. Dia berharap bisa tampil baik seperti rekan setimnya, Franco Morbidelli, yang merebut podium pertama pada pekan lalu. Namun, rider asal Prancis ini menyadari balapan akan berlangsung lebih sengit dibandingkan pekan lalu. 

Selain Vinales dan Rossi, Quartararo juga mewaspadai ancaman dari para rider Suzuki, Joan Mir dan Alex Rins. 

source : sindonews.com

Apakah artikel ini menarik menurut kamu?

Nilai arikel ini sekarang!

Nilai Rata-Rata 0 / 5. Jumlah Penilai: 0

Belum ada yang menilai, Jadilah yang pertama untuk menilai artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *