Masa Kampanye Pilkada Serentak Dimulai, Disiplin Protokol Kesehatan Jadi Kunci

0
(0)

JAKARTA – Pilkada Serentak 2020 sudah memasuki tahapan kampanye yang dimulai hari ini 26 September hingga 5 Desember 2020. Disiplin terhadap protokol kesehatan dinilai jadi kunci kesuksesan Pilkada Serentak 2020 yang diselenggarakan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

“Kuncinya adalah kedisiplinan protokol kesehatan. Apalagi sudah ada PKPU revisi yang mengatur tentang bagaimana kampanye dan proses pemilihan nanti dilakukan,” tutur Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Maman Abdurahman, dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2020).

Ia menilai, penambahan kasus Covid-19 tidak berhubungan langsung dengan gelaran Pilkada. Ia mencontohkan, ada sejumlah daerah yang kasus coronanya terus bertambah, padahal tidak menggelar Pilkada.

“Naik atau tidaknya kasus positif Covid-19, itu karena kedisiplinan terhadap protokol kesehatan. DKI saja, tidak ada Pilkada, tapi juga terdapat kenaikan pasien Covid-19. Jadi sekali lagi kuncinya adalah protokol kesehatan,” ucap Maman.

Selain itu, menurutnya, terdapat sejumlah pertimbangan untuk tetap menggelar Pilkada Serentak, yaitu banyak kepala daerah habis masa jabatannya pada Februari 2021.

“Jika Pilkada ditunda lagi untuk menunggu pandemi Covid-19 berakhir, kita tidak tahu sampai kapan pandemi itu akan berakhir. Sebagaimana prediksi para epidemiolog dari berbagai negara tahun depan belum tentu berakhir,” tuturnya.

Sementara itu, Maman menyebut, sejumlah negara lain, seperti Korea Selatan, juga tetap dilangsungkan Pemilu April 2020 yang saat itu tengah pandemi. Begitu pula dengan Amerika Serikat yang akan menggelar Pilpres pada November 2020.

“Referensi dari beberapa negara yang mempunyai agenda pemilu nasional maupun daerah, hampir semuanya tetap menjalankan sepanjang 2020 ini. Di Indonesia juga bisa,” tutur Maman.

source : okezone.com

Apakah artikel ini menarik menurut kamu?

Nilai arikel ini sekarang!

Nilai Rata-Rata 0 / 5. Jumlah Penilai: 0

Belum ada yang menilai, Jadilah yang pertama untuk menilai artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *