Luhut: Tenang, Kita Akan Selesaikan Pandemi Covid-19 dengan Baik

0
(0)

JAKARTA, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepada semua pihak agar bersatu dalam penanganan pandemi Covid-19.

Luhut yakin, dengan kekompakan semua pihak, pandemi Covid-19 akan terkendali lebih baik. Apalagi vaksin Covid-19 diyakini akan tersedia pada Desember 2020 atau Januari 2021.

“Critical time sudah saya jelaskan tadi, ini kita lewati Desember dan Januari, kita mungkin akan pada posisi lebih baik,” ucapnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (18/9/2020).

“Tetapi kita semua harus kompak, tidak boleh saling menyalahkan, tidak boleh merasa paling benar sendiri. Terus menuduh sana, menuduh sini. Tenang saja, kita akan selesaikan ini (pandemi Covid-19) dengan baik,” sambungnya.

Luhut mengatakan, tim Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 akan berupaya menjaga agar angka kasus Covid-19 tidak melonjak signifikan selama tiga bulan ke depan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memerintahkan Luhut dan Kepala Badan Nasional Pengendalian Bencana (BNPB) Doni Monardo bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk fokus menangani Kasus Covid-19 di 9 provinsi.

Kesembilan provinsi yang memiliki kontribusi terbesar angka kasus Covid-19 yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara dan Papua.

Luhut menyebutkan, pemerintah sudah menyusun tiga strategi untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Operasi yustisi untuk penegakan disiplin protokol kesehatan, peningkatan manajemen perawatan pasien Covid-19 untuk menurunkan mortality rate dan meningkatkan recovery rate serta penanganan secara spesifik klaster-klaster Covid-19 di setiap provinsi,” kata dia.

source : Kompas.com 

Apakah artikel ini menarik menurut kamu?

Nilai arikel ini sekarang!

Nilai Rata-Rata 0 / 5. Jumlah Penilai: 0

Belum ada yang menilai, Jadilah yang pertama untuk menilai artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *