Kasus Harian Covid-19 Kembali Catatkan Rekor, Sekjen MUI: Tingkatkan Kewaspadaan

0
(0)

JAKARTA, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Anwar Abbas minta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah virus corona atau Covid-19.

Pasalnya, jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia terus bertambah. “MUI mengimbau seluruh warga masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan diri kita masing-masing,” kata Anwar melalui keterangan tertulisnya, Rabu (16/9/2020).

“Karena kalau tidak, maka jumlah anggota masyarakat yang terkena kasus Covid-19 tentu akan semakin meningkat dan membesar,” tutur dia.

Anwar mengatakan, salah satu cara memperkecil potensi penularan Covid-19 adalah dengan menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak serta selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kita secara pribadi untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain harus bisa membiasakan diri kita dengan ketiga hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari di masa Covid-19 ini,” ujar Anwar.

Diberitakan sebelumnya, Indonesia kembali mencetak rekor penambahan kasus harian pasien positif virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan data milik pemerintah hingga Rabu (16/9/2020), ada penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 3.963 orang dalam 24 jam terakhir. Angka penambahan kasus harian tersebut merupakan yang tertinggi sejak kasus perdana Covid-19 diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret lalu.

Dengan demikian, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia kini mencapai 228.993 orang. Berdasarkan catatan Kompas.com, rekor penambahan pasien harian tertinggi sebelumnya terjadi pada Kamis (10/9/2020) sebanyak 3.861 orang. Kemudian, terjadi pada Kamis (3/9/2020) dengan 3.622 pasien Covid-19 baru.

Source : Kompas.com 

Apakah artikel ini menarik menurut kamu?

Nilai arikel ini sekarang!

Nilai Rata-Rata 0 / 5. Jumlah Penilai: 0

Belum ada yang menilai, Jadilah yang pertama untuk menilai artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *