Jakarta Terapkan Sanksi Denda di PSBB Transisi, Epidemiolog: Bagus Karena Bisa Efektif

0
(0)

JAKARTA – Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menilai upaya denda progresif kepada para pelaku usaha, yang tak menerapkan protokol kesehatan di masa Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) transisi, adalah sebuah langkah yang tepat.

“Ya itu bagus saja, karena bisa efektif membuat orang jadi takut,“ kata Dicky saat dihubungi Okezone di Jakarta, Rabu (13/10/2020).

Menurut Dicky, adanya sanksi denda progresif tersebut bisa berjalan efektif dan menekankan angka Covid-19 di Indonesia. Namun dengan catatan penerapan sanksi harus tegas di lapangan.“Tentu monitoring juga harus ketat dan sekali lagi untuk saat ini aturan tidak boleh juga pilih-pilih,” tegasnya.

Selain itu, Dicky menerangkan bahwa sosialisasi sanksi denda progresif haruslah tetap. Dengan begitu aturan dapat dipahami secara detail dan benar oleh para pelaku usaha.

“Tapi sosialisasinya eksternal dan internal harus dipastikan, selain memastikan aturan itu detail dan benar,” tukasnya.

Pemprov DKI Jakarta menerapkan denda progresif kepada para pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan, saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, yang dimulai hari ini, Senin 12 Oktober 2020.

source : okenews

Apakah artikel ini menarik menurut kamu?

Nilai arikel ini sekarang!

Nilai Rata-Rata 0 / 5. Jumlah Penilai: 0

Belum ada yang menilai, Jadilah yang pertama untuk menilai artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *