Amarah dan Tempramental adalah Penyakit kejiwaan! Berikut 5 Tips Mengontrol Emosi Amarah

0
(0)

Tanpa kamu sadari, amarah dan tempramental merupakan salah satu penyakit kejiwaan. Jika kamu terbiasa membiarkan dirimu dalam lingkaran amarah dan membuatnya menjadi wajar, kelak kamu akan
menyesal karena kamu sudah membebaskan amarahmu mengendalikan dirimu dan membuatmu buruk di mata masyarakat.

Menjadi seseorang yang tempramental tidak ada segi positifnya kok! Jangan karena kamu lebih dihargai dan ditakuti oleh
sekitarmu, kamu merasa nyaman dengan sikap yang kamu miliki. Yakin, nyaman ketika semua orang memiliki sahabat yang
bisa bercanda dan tertawa lepas, sedangkan kamu, tidak ada orang yang berani bercanda denganmu karena malas dengan
amarahmu yang tidak bisa dikendalikan.

Lalu, bagaimana cara mengendalikannya, berikut 5 tips mengontrol emosi amarah

  1. Jangan takluk dengan emosi

Kesel, marah atau emosi apapun itu, merupakan yang paling sulit untuk kamu
hentikan. Karena ketika kamu marah, kamu akan lupa dengan dampak yang akan terjadi setelah kamu mengeluarkan semua
emosimu. Ingat, emosi atau amarahmu layaknya sebuah virus, jika kamu biarkan akan menaklukan dirimu dan menyebar ke
sekitarmu loh! Ketika emosi telah membuatmu takluk, lalu apa yang harus kamu lakukan? Lawanlah, jangan menyerah dan
takluk dengan emosi yang memiliki dampak buruk bagi dirimu sendiri. Ingat, jika bukan kamu yang melawannya, siapa
lagi?

  1. Kendalikan diri

Siapa yang mampu mengendalikan amarahmu? Ya, kamu sendiri. Ingat, ketika kamu
mulai kesal dan marah, lihat apa yang akan kamu dapatkan terhadap lingkunganmu. Mungkin teman atau pasanganmu akan
ikut kesal dengan sikapmu hingga menjauhimu. Menjadi emosional atau tempramental, tidak ada dampak baiknya juga kan?
Jadi, untuk apa kamu harus pertahankan emosi yang meledak-ledak? Coba kendalikan, setiap kamu ingin marah, tenangkan
pikiranmu, ingat jangka panjang setelah kamu marah. Hal ini bisa mengurangi rasa emosimu, asal kamu juga memiliki
tekad untuk tidak takluk dengan emosimu yah!

  1. Hindari pemicu masalah

Apa yang membuatmu mudah sekali tersinggung, jauhkan! Dengan menjauhkan diri
dari pemicu masalah, kamu akan lebih mudah untuk mengendalikan emosimu. Jika kamu selalu emosi ketika melihat
pasanganmu jalan dengan orang lain, coba deh kamu tenangkan dirimu dan coba bayangkan, kamu hidup dimana semua orang
harus bersosialisasi dengan baik. Jika kamu sendiri juga tidak mau menyendiri dan hidup dengan larangan dari
pasangan. Lalu, mengapa kamu harus marah, ketika pasanganmu bersama orang lain secara wajar dan memiliki
kehidupannya sendiri. Jadi, sebelum kamu marah, coba hindari pemicu masalahnya, jika tidak bisa, cobalah berkaca,
jika kamu yang mengalaminya apa kamu pantas untuk dimarahi oleh orang lain.

  1. Hindari perilaku agresif

Coba deh kamu perhatikan! Rata-rata orang tempramental sangat sensitif dan
agresif terhadap orang lain. Sehingga mereka seperti seseorang yang berdarah dingin dan tidak bisa mengendalikan
emosinya dengan berlaku kasar. Siapa coba yang rugi kalau bukan diri kamu sendiri. Sudah kehilangan teman,
kepercayaan lingkungan dan paling buruknya kamu harus tidur di balik jeruji besi. Nah loh, sebelum terlambat, coba
deh ketika emosi datang, hindari perilaku agresif sekecil mungkin. Ketika tanganmu mulai bergerak, lebih baik kamu
pergi dan kendalikan emosimu sendiri. Jangan mengikuti hawa nafsu untuk terus marah yah!

  1. Sabar dan berpikiran positif

Ketika kamu sudah mulai merasa kesal, coba deh untuk tenang meskipun rasa itu
terus meledak-ledak. Kuncinya sabar dan berpikiran positif, ketika amarah datang, selalu ingat hal positif agar
perasaanmu tidak mengendalikan emosimu. Belajar sabar, karena dari kesabaran, amarahmu akan berkurang dan tidak
mengendalikan dirimu sendiri. Jangan lupa untuk berpikiran positif, karena dengan pikiran positif, maka tindakan dan
perilaku yang kamu lakukan akan memiliki aura yang positif juga. Enggak rugi kok kalau berpikiran positif, jika kamu
selalu berpikiran negatif dan selalu mengikuti amarahmu, hal itulah yang membuatmu rugi.
Jadi, ketika kamu memiliki masalah dengan amarahmu, terapkan hal tersebut agar
kamu bisa berubah dan tidak menjadi orang yang tempramental lagi yah! Selamat mencoba!

Apakah artikel ini menarik menurut kamu?

Nilai arikel ini sekarang!

Nilai Rata-Rata 0 / 5. Jumlah Penilai: 0

Belum ada yang menilai, Jadilah yang pertama untuk menilai artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *