5 Perang Paling Lama di Dunia, Ada yang Berlangsung 116 Tahun

0
(0)

JAKARTA – Sepanjang sejarah peradaban manusia, berbagai strategi dan taktik militer mewarnai banyak peperangan di dunia. Sebagian perang merupakan konflik independen, sebagian lainnya adalah kelanjutan konflik terdahulu. Perang biasanya berlangsung cukup lama dan memakan banyak korban.

1. Perang 100 Tahun

Perang ini berdurasi 116 tahun, dari 1337-1453 dengan korban 3,5 juta jiwa. Pertempuran dilakukan Inggris dan Prancis. Perang panjang ini dibagi dalam tiga komponen utama. Salah satu bagian berlangsung selama 38 tahun, yaitu Perang Lancastrian (1415-1453). Perang ini memperebutkan wilayah Ingrris di Prancis dan kendali atas tahta Prancis.

2. Perang Yunani-Persia

Perang ini berlangsung selama 50 tahun, dari 499-449 SM. Perang disebabkan serangkaian konflik antara Kekaisaran Persia Akhemeniyah melawan negara kota di Yunani kuno. Bentrokan antara dunia Yunani yang secara politik terpecah-pecah melawan Kekaisaran Persia yang sangat besar sudah dimulai ketika Koresh yang Agung menaklukkan Ionia pada tahun 547 SM.

Berusaha untuk mengendalikan kota-kota di Ionia, Persia menunjuk tiran untuk berkuasa di sana. Ini kemudian terbukti menjadi sumber masalah bagi Yunani dan Persia.

3. Perang Saudara Guatemala

Perang ini berlangsung selama 36 tahun, dari 1960 hingga 1996, dengan 200 ribu orang jadi korban jiwa. Perang terjadi antara pemerintah Guatemala dan berbagai kelompok pemberontak sayap kiri yang didukung terutama oleh orang-orang suku Maya dan petani-petani Ladino, yang bersama-sama membentuk pedesaan miskin.

Foto: CAFCA Archive

Pasukan pemerintah Guatemala dikecam karena melakukan genosida terhadap penduduk Maya di Guatemala selama perang saudara dan pelanggaran HAM yang meluas terhadap warga sipil.

4. Perang 30 Tahun

Pada 23 Mei 1618, sekelompok orang protestan yang marah menyerbu istana kerajaan Bohemia di Kota Praha, Cekoslovakia. Di sana mereka melemparkan tiga orang Katolik yang dipilih menjadi pemimpin, keluar dari jendela setinggi 25 meter. Ajaibnya, ketiga orang itu lolos dari maut. Insiden yang dikenal sebagai Pelemparan di Praha, memicu pemberontakan umat Protestan di seluruh negeri. Perang kemudian memicu konflik besar-besaran dan brutal antara negara-negara utama di Eropa

5. Perang Aceh

Perang Aceh adalah perang Kesultanan Aceh melawan Belanda dimulai pada 1873 hingga 1904. Kesultanan Aceh menyerah pada Januari 1904, tapi perlawanan rakyat Aceh dengan perang gerilya terus berlanjut.

Pada tanggal 26 Maret 1873, Belanda menyatakan perang kepada Aceh, dan mulai melepaskan tembakan meriam ke daratan Aceh dari kapal perang Citadel van Antwerpen.

Pada 5 April 1873, Belanda mendarat di Pante Ceureumen di bawah pimpinan Johan Harmen Rudolf Köhler, dan langsung bisa menguasai Masjid Raya Baiturrahman. Köhler saat itu membawa 3.198 tentara. Sebanyak 168 di antaranya para perwira.

Source : okenews.com

Apakah artikel ini menarik menurut kamu?

Nilai arikel ini sekarang!

Nilai Rata-Rata 0 / 5. Jumlah Penilai: 0

Belum ada yang menilai, Jadilah yang pertama untuk menilai artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *