5 Cara Menghilangkan Rasa Malu yang Berlebihan, Kamu Berhak Bahagia!

0
(0)

Siapa pun orangnya pasti mempunyai momen paling memalukan dalam hidupnya. Tak jarang karena momen itu pula, seseorang sering dicemooh oleh masyarakat. Cemoohan itu mungkin masih terus berlanjut sampai sekarang, meskipun kejadiannya sudah bertahun-tahun lalu.

Malu? Minder? Sudah pasti! Namun, mau sampai kapan kamu harus merasakan hal ini? Ingat, kamu harus segera move on dari momen itu. Coba buang rasa malu yang membekas dalam dirimu dengan lima cara berikut ini.  

1. Itu hanyalah kejadian di masa lalu, lupakanlah!

Masa lalu biarlah menjadi masa lalu. Kamu gak perlu lagi mengungkit-ungkit hal itu, biarpun orang lain terus mengungkitnya. Ketika kamu sudah benar-benar melupakan hal memalukan itu, percayalah anggapan orang lain bukan hal yang harus dipusingkan.

Dengan begini, hidupmu akan jauh lebih tenang. Hati, pikiran, dan jiwa pun menjadi lebih bahagia karena kamu membiarkannya merasa bahagia.

2. Percayai apa kata hatimu

Closeup of a thoughtful smart business executive with colleagues in the background

Akibat hal-hal memalukan di masa lalu, kamu mungkin menjadi malas berbicara dan beraktivitas di depan umum. Namun, bagaimanapun juga, kamu harus tetap terlibat di masyarakat.

Percayalah kalau segala sesuatunya akan berjalan dengan baik, terlebih lagi kalau hatimu sudah berkata demikian. So, buang rasa takut itu jauh-jauh, ya!

3. Fokus untuk menggapai tujuan

Kadang, momen memalukan itu akan kembali terbersit di dalam pikiran, tak peduli seberapa keras kamu berusaha untuk menghilangkannya. Namun, ketika tahu apa yang menjadi tujuanmu, kamu pun akan segera lupa pada hal-hal memalukan itu.

Rasa percaya diri yang tadinya sempat hilang pun akan kembali muncul secara perlahan. Dengan begini, kamu bisa kembali fokus untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginanmu.

4. Dapatkan dukungan dari orang-orang tersayang

Dalam hidup, kamu tidak perlu memikirkan apa kata orang lain. Biarkan mereka mencemooh, membicarakan, atau menjelek-jelekkan kamu. Selagi orang-orang yang kamu sayang gak berbuat demikian, that’s totally fine.

Satu hal yang perlu kamu lakukan sekarang adalah mencari dukungan, baik itu dari keluarga, sahabat, atau pacar. Ketika kamu berhasil mendapatkan dukungan ini, rasa malu itu pun akan hilang. Percayalah!

5. Love yourself, you’re still valuable

Business professional.Cheerful businessman in formalwear holding a cup of coffee and smiling at camera while sitting at his desk in office

Jangan biarkan dirimu terkubur dalam kesedihan yang terlalu lama hanya karena satu kesalahan kecil di masa lalu. Rise your chin, c’mon! Seburuk apa pun hal itu, tak lantas membuat value dalam dirimu berkurang.

Ingat, kamu masih sangat berharga. So, belajarlah untuk kembali mencintai diri sendiri, sama seperti yang kamu lakukan dulu. Dengan begitu, dirimu bisa sembuh dari perasaan malu yang berlebihan itu.

Apakah artikel ini menarik menurut kamu?

Nilai arikel ini sekarang!

Nilai Rata-Rata 0 / 5. Jumlah Penilai: 0

Belum ada yang menilai, Jadilah yang pertama untuk menilai artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *